Seorang anak yatim piatu di Kenya bernama John Thuo sehari-hari berdiri di sebuah lampu merah untuk mengemis. Ketika lampu merah menyala, John pun mulai berkeliling mengetuk satu persatu kaca mobil dan dengan sopan memohon kepada pengendara mobil untuk memberinya sedikit uang receh. Suatu hari John mengetuk mobil seorang wanita bernama Gladys Kamande dan sejak saat itu kehidupannya pun berubah…
Ketika Gladys membuka kaca, John sangat kaget melihat ada begitu banyak mesin dan anehnya mesin-mesin tersebut terhubung langsung dengan tubuh Gladys. Karena penasaran, John menanyakan Gladys apa kegunaan mesin tersebut. Gladys yang merasa berjodoh dengan John akhirnya turun dari mobil dan menjelaskan bahwa ia mengidap Pneumotoraks sehingga ia harus senantiasa membawa tabung oksigen dan generator kemanapun ia pergi.
Tanpa sepengetahuan John dan Gladys, kejadian ini direkam oleh seseorang yang kebetulan lewat kemudian di sebarkan di media sosial. Hal ini menarik perhatian lebih dari sepuluh juta orang dan dalam waktu empat hari saja sudah berhasil mengumpulkan sumbangan sebanyak 80,000 USD. Pada mulanya sumbangan yang masuk hendak dibagikan setengah untuk John dan setengah lagi untuk Gladys, akan tetapi John menolak dan memberikan seluruh sumbangan tersebut untuk Gladys gunakan sebagai biaya berobat!
Gladys sangat berterima kasih pada John dan memutuskan untuk mengadopsinya. John sekarang tak hanya memiliki rumah tempat berteduh, ia juga bisa bersekolah dan memiliki seorang ibu yang mencintainya.
Ada sebuah pepatah berkata “Adalah lebih baik memberi daripada menerima”. Dari kisah John ini, pepatah tersebut mungkin bisa diartikan sebagai “Pemberian yang tanpa pamrih dapat membuat kita mendapat jauh lebih banyak dari apa yang kita beri”. Setuju?


